Pernah merasa kuku baru saja dipanjangkan, tetapi beberapa hari kemudian sudah retak atau patah? Kondisi ini cukup sering dialami, terutama oleh orang yang aktif bekerja, sering mencuci tangan, atau rutin menggunakan cat kuku. Meski terlihat sederhana, kuku yang rapuh bisa mengganggu aktivitas sehari-hari sekaligus menurunkan rasa percaya diri.
Agar kuku tetap sehat, perawatannya tidak cukup hanya dari luar. Kesehatan kuku juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi, termasuk protein yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan baru. Karena itu, collagen mulai banyak dilirik sebagai salah satu nutrisi yang dapat mendukung kesehatan kuku.
Apa yang Membuat Kuku Mudah Rapuh?
Kuku tersusun dari keratin, yaitu protein yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Ketika produksi keratin terganggu atau kuku terlalu sering terpapar faktor yang merusak, kuku bisa menjadi tipis, mudah patah, bahkan mengelupas.
Beberapa penyebab kuku rapuh yang paling umum meliputi:
- Terlalu sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
- Paparan deterjen dan bahan kimia tanpa sarung tangan.
- Penggunaan nail polish remover berbahan aseton secara berlebihan.
- Kurangnya asupan protein dan nutrisi tertentu.
- Pertambahan usia yang membuat regenerasi tubuh melambat.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, kuku membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali kuat.
Apa Hubungan Collagen dengan Kesehatan Kuku?
Meskipun kuku tersusun dari keratin, collagen tetap memiliki peran dalam mendukung kesehatan jaringan tubuh secara keseluruhan. Setelah dikonsumsi, collagen akan dipecah menjadi asam amino seperti glisin dan prolin. Asam amino tersebut kemudian digunakan tubuh untuk berbagai proses, termasuk pembentukan jaringan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi hydrolyzed collagen berpotensi membantu meningkatkan kualitas kuku pada sebagian orang. Namun, hasilnya tidak instan dan tetap dipengaruhi oleh pola makan, gaya hidup, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Dengan kata lain, manfaat kolagen untuk kuku akan lebih optimal jika diimbangi dengan kebiasaan hidup sehat.
Baca Juga: Collagen untuk Mempercepat Penyembuhan Luka dan Bekas Jerawat
Kebiasaan Sederhana agar Kuku Tidak Mudah Patah
Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kuku tetap kuat.
- Gunakan sarung tangan saat mencuci piring atau menggunakan bahan pembersih.
- Hindari mengelupas kuteks dengan tangan karena dapat merusak permukaan kuku.
- Potong kuku secara rutin agar tidak mudah tersangkut dan patah.
- Konsumsi makanan tinggi protein seperti ikan, telur, dan kacang-kacangan.
- Jaga kelembapan tangan dan kuku dengan pelembap setelah mencuci tangan.
Perubahan kecil seperti ini sering kali memberikan dampak yang lebih besar daripada yang dibayangkan.
Rawat Kuku dari Dalam, Bukan Hanya dari Luar
Banyak orang fokus menggunakan serum atau minyak kuku, tetapi lupa bahwa pertumbuhan kuku berasal dari dalam tubuh. Memenuhi kebutuhan nutrisi harian menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kuku yang lebih sehat.
Jika kamu ingin menambahkan marine collagen ke dalam rutinitas harian, Collagel bisa menjadi pilihan yang praktis. Hadir dalam bentuk jelly siap konsumsi, Collagel mudah dinikmati di rumah, di kantor, maupun saat bepergian. Produk ini juga telah memiliki izin edar BPOM dan menggunakan bahan baku yang bersertifikat halal.
Kuku yang Sehat Dimulai dari Kebiasaan Baik
Kuku yang kuat bukan hanya soal penampilan, tetapi juga mencerminkan bagaimana tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan setiap hari. Mulailah dengan kebiasaan sederhana, seperti menjaga pola makan, melindungi kuku dari paparan bahan kimia, dan memenuhi kebutuhan protein secara rutin.
Ingin menjadikan perawatan tubuh lebih praktis dari dalam? Kenali lebih dekat Collagel, marine collagen jelly yang dirancang untuk menjadi bagian dari gaya hidup sehatmu.
π Website: collagelindonesia.com
πΈ Instagram: @collagel.id
π TikTok Shop: @collagel.official
ποΈ Shopee: Collagel_Indonesia
π± Hubungi Admin: 0856-7879-872






